Open Reseller Gamis Ala Selebritis Terkini

Tren busana muslim kini semakin mendunia. Tidak hanya di kalangan negara-negara muslim, namun juga ke negara mayoritas non muslim. Tak terkecuali di Indonesia. Tren hijab dan busana muslim begitu kuat. Tak heran maka banyak penjual yang menjadi agen open reseller baju muslim seperti gamis, kerudung, tunik, koko, sarung untuk laki-laki.

Agen Open Reseller Gamis

open reseller gamis 2

Rangkaian busana open reseller gamis termasuk tunik, rok panjang, dan kulot. Potongan fesyen sederhana yang saya miliki secara pribadi dapat dianggap tidak lekang oleh waktu — celana panjang hitam berkaki lebar, kancing putih lengan panjang ke bawah dengan garis keliman yang lebih panjang, dan mantel netral yang sangat mudah digunakan untuk menutupi sesuatu yang mungkin lebih pas. Mode agen baju gamis syar’i secara tidak sengaja telah menjadi tren mode modern dengan sendirinya. Untuk waktu yang lama, pakaian ketat telah berkuasa di dunia mode, namun tren saat ini sedang merosot. Label desainer seperti Gucci, Balenciaga, dan Chloe juga tampaknya tertarik dengan tampilan sederhana itu, dan banyak dipamerkan dalam koleksi mereka dengan tunik, gaun, dan mantel besar. Retailer besar seperti Zara, Uniqlo, dan H&M juga sudah mulai menjajaki tren ini, membuat pakaian yang menutupi sebagian besar tubuh namun tetap bereksperimen dengan tren fashion terkini.

Industri mode sederhana — dan ya, ini benar-benar sebuah industri — telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Menurut Vice, The State of the Global Islamic Economy Report, Muslim menghabiskan sekitar $ 270 miliar untuk fashion pada 2017. Pertumbuhan industri ini didorong oleh banyak faktor. Di antara faktor-faktor tersebut termasuk fakta bahwa terdapat hampir dua miliar Muslim di dunia saat ini, menurut Pew Research, dan jumlah tersebut diproyeksikan menjadi tiga miliar pada tahun 2060. Dalam beberapa tahun terakhir, industri fesyen juga telah bergeser; itu menjadi lebih inklusif dan beragam, memuaskan kebutuhan orang-orang dari berbagai budaya dan latar belakang. Faktor utama lainnya adalah maraknya blogger fashion wanita muslim dan influencer di media sosial, yang juga menjadi desainer, untuk menunjukkan kehidupan dan selera gaya mereka kepada pengikutnya yang sebagian besar terdiri dari wanita muslim. Itu termasuk blogger mode terkenal Inggris, Kanada, dan Amerika yang sekarang menjadi desainer, seperti Nour Kaiss.

Busana sederhana untuk wanita Muslim bukan hanya mode berumur pendek; itu adalah kebutuhan karena itu adalah sesuatu yang tertanam dalam pola pikir dan keyakinan kita yang akan tetap bersama kita seumur hidup. Perancang busana dan perusahaan ritel menyadari itu dan mengakui ceruk luar biasa di sana, dan menciptakan koleksi yang memenuhi kebutuhan tersebut. Toko-toko seperti H&M, Banana Republic, dan Macy’s telah mendesain pakaian dan kerudung sederhana serta telah mempekerjakan wanita Muslim yang tampak jelas untuk membuat model open reseller gamis. Mango juga merilis koleksi tunik, kaftan, dan maxi-dress lengan panjang yang bersahaja.

Pada tahun 2017, Sabilamall berhasil merilis hijab yang ramah olahraga dan berperforma tinggi untuk konsumen wanita Muslimnya. Beberapa brand mewah juga telah merilis open reseller gamis, seperti Dolce & Gabana yang menghadirkan jajaran hijab dan abaya, serta Oscar de la Renta yang mendesain koleksi kapsul untuk bulan Ramadhan.

Supermodel berhijab seperti Ikram Abdi Omar dan Halima Aden, juga menjadi berita utama seperti berjalan di catwalk untuk pertunjukan runway, dan berpose di sampul majalah terkenal, seperti Sports Illustrated. Permintaan dan selera untuk open reseller gamis sederhana begitu besar sekarang sehingga pada tahun 2017, Istanbul menjadi tuan rumah Modest Fashion Week pertamanya, di mana merek fashion mewah dan kontemporer memiliki kesempatan untuk menampilkan merek mereka.